CERPEN Dan PUISI

Selasa, 12 April 2016

horor



                              afraid

       Sore itu sepulang sekolah aku berkumpul di perpustakaan sekolah bersama kelompok ku untuk mempersiapkan tugas kelompok geografi dengan bu sulastri , memang menyebalkan sekali disaat anak-anak lain sudah pulang kami masih disekolah, apalagi sore itu gelap sekali karena cuaca mendung dan sepertinya akan hujan deras.

      Bu sulastri pun dari tadi belum juga datang, padahal seharusnya dia sudah datang dari 40 menit yang lalu, padahal jam sudah menunjukan pukul 5 sore tapi bu sulasrtri belum datang juga, sore itu pun semakin gelap, dan suasana semakin hening, hanya ada suara guntur yang selalu bergemuruh keras.

      Lalu setelah beberapa menit kemudian akhirnya bu sulastri pun datang, "haah akhirnya buguru datang juga" kataku dalam hati. Akan tetapi bu sulastri tampak sangat berbeda dari biasanya,ia tampak kedinginan, wajahnya pucat pasi dan matanya sangat hitam, aku dan temanku hendak menanyakan keadaanya tapi kami terlalu takut, karena bu sulastri terkenal dengan sifat yang galak, kami pun mengurungkan niat kami untuk bertanya. Kemudian Bu sulastri menyuruhku untuk menutup semua pintu dan jendela agar ruangan kelas tidak terlalu dingin.

      Setelah kututup semua pintu dan jendela pun aku kembali duduk di kursi kelasku, tapi waktu itu bu sulastri tampak aneh, dia tampak murung,  dia hanya diam dan tidak berkata apa-apa, seharusnya dia menjelaskan materi,  tapi sore itu dia hanya diam dan hanya memandangi bagian pojok belakang kelas dengan mata yang melotot, dan sekali-kali tersenyum sendiri, dan pada saat hanna salah satu teman kami ijin pergi kekamar mandi pun dia tetap diam,  dan Kami pun mejadi takut pada saat itu karena bu sulastri tampak sangat berbeda dari biasanya.

      Sore itu pun semakin mencengkam, sampai pada akhirnya terdengar suara jeritan perempuan yang amat keras dari arah kamar mandi, aku dan kelompoku pun langsung bergegas –gegas berlari menuju sumber suara tersebut dan meninggalkan bu sulastri didalam kelas, ternyata itu adalah suara hanna yang tampak sangat ketakutan, dia tampak sedang melihat sesuatu, kami pun langsung bergegas berlari kearahnya, dan sungguh sangat mengejutkan terhadap apa yang kami lihat, aku benar-benar tidak percaya dengan apa yang ada didepan kedua mataku, ternyata didalam kamar mandi terdapat bu sulastri yang sudah tergantung dengan tali putih dan mulut penuh darah, dia bunuh diri didalam kamar mandi, kami pun sangat terkejut dan langsung memanggil pihak kepolisian, akan tetapi siapa sosok yang tadi dikelas kami, kami benar-benar panik pada saat itu, lalu secara tiba-tiba semua lampu disekolah mati, dan kran yang tadinya hidup secara tiba-tiba juga mati, kami pun langsung terdiam dan melihat antara satu sama lain, suasana tiba-tiba menjadi hening , lalu betapa kagetnya kami ternyata bu sulastri sudah berdiri dibelakang kami, dia terlihat menggenggam pisau belati dan tali warna putih dengan mata melotot penuh darah, lalu kemudiannn... ( bersambung)

      

    
Cerpen by : zakki fuadi

1 komentar: